Tugas 2 Pengolahaan Citra Digital

Sistem Koordinat Citra
Sebuah citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi. Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011). Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem koordinat tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzrj9GCBfLfRoHbO0BrdJf9oc3aSl7nNQ6QTZJoNhjl7flbEUNG_lpcMf2pTT7hscXVL1LtHnSkE_iHm7TFJ3gzap8bZqg_n2_UoyEJG26KjPUcu9OaOzquF9KD7Mgs2fvs6obNqlHzpg/s1600/siskorcit.png
Secara matematis fungsi intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y)
 Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y) r(x,y)  yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan), matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) = 0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y) = 0.8,
benda logam dari stainlessteel mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.


Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih).
Ciri spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat ditampilkan pixel tersebut,
1.  CITRA BINER
Setiap titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media penyimpanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9IvB7YGgfFyoWnsb_chHUkMlVyYf_7dtjUc4yaDPkA1PiNa1p7BSxY973ElHnftAwPBgWMrTebwwHWMVntK_u7coJnxZ3_kWz4cMMHKqKkn0tM5rI-ysNTtPcAtH7Lo8KljER3Ud4cO4/s1600/1.png
Citra Biner









•     Pada Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak ada cahaya (=0) maka warna hitam
•    Pada Model Citra TINTA / CAT, JIKA  ada cat (=1) maka warna hitam, sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih

2.  CITRA SKALA KEABUAN
•   Citra skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih (maksimal)
•     Jumlah maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•    Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media penyimpanan   (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
•   (24 ) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min) sampai 255 (max)
Contoh Citra Skala Keabuan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi3HMkZD1ZUwc5mPQJVyfpYqw_IjW9Rp4Aat837XKxmRYWpMWzwr4D7OTSQlbVq2dZIuAGuBVoa-gju6y6HBSRsgAkuA_our_LNiUjWDk7Tuxn9svNlVOVbzb2CIFNGWVNnXhMufWWDOQ/s1600/2.png
                                       __________________________              
                16 8  4  2  1  0

             Citra Skala keabuan










3.    CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•     Citra RGB (Red Green Blue)
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•     Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit)
      Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
      Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih sampai warna maksimal biru
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiqW2itkOYedJyF3g9fKUF35f34Q_ZuENsjjhw0I9q6VpQwj1mAOEBxpP1ZN6u1-Y8MGz9zADijrN_28bm7Y5nQe1UVxO3ccW_N0g-MluC2_KddQiXdgTY2Ir17EGn3c6CUrb2x5TNJ2E/s1600/3.png
True Color

Misal :
•   Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya = 255 255 0
•   Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai RGB-nya = 150 0 150






• Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyMzNcbosv3AZ32WT0f8K1bL_CCniFYDvdZBySIkLFphB1dlMPp8h3wWTB0n07MpJiI9gu3AHyyl-TQuU-XaPX-sZs-9jt4OnN9H3jrzM8CSiQvfYLNcc51gdxhxUGE_c9z30HCdV-jpY/s1600/4.png
True Color
•     Citra cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
•     Citra cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow

4.         CITRA WARNA BERINDEKS
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•    Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcusr2CV5TZrWEVKgO5q3jCsONXxgG-Upx8JaMy43Bx5oJc-p_1taXYor0Sb3uq1AD3EetxLNSI5SledDldQ10fyvB9lEjTsQ4oko8Q_BZT_0dqwX895b4hweveGKxllIFlIgoIAKn0Eg/s1600/6.png
Palet Warna









•    Setting warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color, true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
•      Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan sebagainya.
•      Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua.
•      Misalkan ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran file bmp tersebut adalah : 
H + data citra = H + 10000 Byte
•   Suatu citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori 
= 200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
= 20000 byte 
= 19,5 KB
Kecerahan (brightness)
Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.
 Kontras (contrast)
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
 Kontur (contour)
Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.
 Warna (color)
Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).
Bentuk (shape)
Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
 Tekstur (texture)
Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.Sistem Koordinat Citra
Sebuah citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi. Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011). Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem koordinat tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzrj9GCBfLfRoHbO0BrdJf9oc3aSl7nNQ6QTZJoNhjl7flbEUNG_lpcMf2pTT7hscXVL1LtHnSkE_iHm7TFJ3gzap8bZqg_n2_UoyEJG26KjPUcu9OaOzquF9KD7Mgs2fvs6obNqlHzpg/s1600/siskorcit.png
Secara matematis fungsi intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y)
 Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y) r(x,y)  yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan), matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) = 0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y) = 0.8,
benda logam dari stainlessteel mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.


Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih).
Ciri spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat ditampilkan pixel tersebut,
1.  CITRA BINER
Setiap titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media penyimpanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9IvB7YGgfFyoWnsb_chHUkMlVyYf_7dtjUc4yaDPkA1PiNa1p7BSxY973ElHnftAwPBgWMrTebwwHWMVntK_u7coJnxZ3_kWz4cMMHKqKkn0tM5rI-ysNTtPcAtH7Lo8KljER3Ud4cO4/s1600/1.png
Citra Biner









•     Pada Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak ada cahaya (=0) maka warna hitam
•    Pada Model Citra TINTA / CAT, JIKA  ada cat (=1) maka warna hitam, sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih

2.  CITRA SKALA KEABUAN
•   Citra skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih (maksimal)
•     Jumlah maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•    Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media penyimpanan   (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
•   (24 ) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min) sampai 255 (max)
Contoh Citra Skala Keabuan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi3HMkZD1ZUwc5mPQJVyfpYqw_IjW9Rp4Aat837XKxmRYWpMWzwr4D7OTSQlbVq2dZIuAGuBVoa-gju6y6HBSRsgAkuA_our_LNiUjWDk7Tuxn9svNlVOVbzb2CIFNGWVNnXhMufWWDOQ/s1600/2.png
                                       __________________________              
                16 8  4  2  1  0

             Citra Skala keabuan










3.    CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•     Citra RGB (Red Green Blue)
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•     Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit)
      Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
      Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih sampai warna maksimal biru
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiqW2itkOYedJyF3g9fKUF35f34Q_ZuENsjjhw0I9q6VpQwj1mAOEBxpP1ZN6u1-Y8MGz9zADijrN_28bm7Y5nQe1UVxO3ccW_N0g-MluC2_KddQiXdgTY2Ir17EGn3c6CUrb2x5TNJ2E/s1600/3.png
True Color

Misal :
•   Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya = 255 255 0
•   Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai RGB-nya = 150 0 150






• Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyMzNcbosv3AZ32WT0f8K1bL_CCniFYDvdZBySIkLFphB1dlMPp8h3wWTB0n07MpJiI9gu3AHyyl-TQuU-XaPX-sZs-9jt4OnN9H3jrzM8CSiQvfYLNcc51gdxhxUGE_c9z30HCdV-jpY/s1600/4.png
True Color
•     Citra cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
•     Citra cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow

4.         CITRA WARNA BERINDEKS
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•    Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcusr2CV5TZrWEVKgO5q3jCsONXxgG-Upx8JaMy43Bx5oJc-p_1taXYor0Sb3uq1AD3EetxLNSI5SledDldQ10fyvB9lEjTsQ4oko8Q_BZT_0dqwX895b4hweveGKxllIFlIgoIAKn0Eg/s1600/6.png
Palet Warna









•    Setting warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color, true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
•      Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan sebagainya.
•      Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua.
•      Misalkan ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran file bmp tersebut adalah : 
H + data citra = H + 10000 Byte
•   Suatu citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori 
= 200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
= 20000 byte 
= 19,5 KB
Kecerahan (brightness)
Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.
 Kontras (contrast)
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
 Kontur (contour)
Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.
 Warna (color)
Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).
Bentuk (shape)
Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
 Tekstur (texture)
Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.Sistem Koordinat Citra
Sebuah citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi. Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011). Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem koordinat tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzrj9GCBfLfRoHbO0BrdJf9oc3aSl7nNQ6QTZJoNhjl7flbEUNG_lpcMf2pTT7hscXVL1LtHnSkE_iHm7TFJ3gzap8bZqg_n2_UoyEJG26KjPUcu9OaOzquF9KD7Mgs2fvs6obNqlHzpg/s1600/siskorcit.png
Secara matematis fungsi intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y)
 Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y) r(x,y)  yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan), matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) = 0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y) = 0.8,
benda logam dari stainlessteel mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.


Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih).
Ciri spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat ditampilkan pixel tersebut,
1.  CITRA BINER
Setiap titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media penyimpanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9IvB7YGgfFyoWnsb_chHUkMlVyYf_7dtjUc4yaDPkA1PiNa1p7BSxY973ElHnftAwPBgWMrTebwwHWMVntK_u7coJnxZ3_kWz4cMMHKqKkn0tM5rI-ysNTtPcAtH7Lo8KljER3Ud4cO4/s1600/1.png
Citra Biner









•     Pada Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak ada cahaya (=0) maka warna hitam
•    Pada Model Citra TINTA / CAT, JIKA  ada cat (=1) maka warna hitam, sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih

2.  CITRA SKALA KEABUAN
•   Citra skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih (maksimal)
•     Jumlah maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•    Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media penyimpanan   (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
•   (24 ) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min) sampai 255 (max)
Contoh Citra Skala Keabuan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi3HMkZD1ZUwc5mPQJVyfpYqw_IjW9Rp4Aat837XKxmRYWpMWzwr4D7OTSQlbVq2dZIuAGuBVoa-gju6y6HBSRsgAkuA_our_LNiUjWDk7Tuxn9svNlVOVbzb2CIFNGWVNnXhMufWWDOQ/s1600/2.png
                                       __________________________              
                16 8  4  2  1  0

             Citra Skala keabuan










3.    CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•     Citra RGB (Red Green Blue)
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•     Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit)
      Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
      Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih sampai warna maksimal biru
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiqW2itkOYedJyF3g9fKUF35f34Q_ZuENsjjhw0I9q6VpQwj1mAOEBxpP1ZN6u1-Y8MGz9zADijrN_28bm7Y5nQe1UVxO3ccW_N0g-MluC2_KddQiXdgTY2Ir17EGn3c6CUrb2x5TNJ2E/s1600/3.png
True Color

Misal :
•   Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya = 255 255 0
•   Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai RGB-nya = 150 0 150






• Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyMzNcbosv3AZ32WT0f8K1bL_CCniFYDvdZBySIkLFphB1dlMPp8h3wWTB0n07MpJiI9gu3AHyyl-TQuU-XaPX-sZs-9jt4OnN9H3jrzM8CSiQvfYLNcc51gdxhxUGE_c9z30HCdV-jpY/s1600/4.png
True Color
•     Citra cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
•     Citra cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow

4.         CITRA WARNA BERINDEKS
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•    Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcusr2CV5TZrWEVKgO5q3jCsONXxgG-Upx8JaMy43Bx5oJc-p_1taXYor0Sb3uq1AD3EetxLNSI5SledDldQ10fyvB9lEjTsQ4oko8Q_BZT_0dqwX895b4hweveGKxllIFlIgoIAKn0Eg/s1600/6.png
Palet Warna









•    Setting warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color, true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
•      Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan sebagainya.
•      Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua.
•      Misalkan ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran file bmp tersebut adalah : 
H + data citra = H + 10000 Byte
•   Suatu citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori 
= 200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
= 20000 byte 
= 19,5 KB
Kecerahan (brightness)
Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.
 Kontras (contrast)
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
 Kontur (contour)
Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.
 Warna (color)
Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).
Bentuk (shape)
Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
 Tekstur (texture)
Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.Sistem Koordinat Citra
Sebuah citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi. Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011). Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem koordinat tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzrj9GCBfLfRoHbO0BrdJf9oc3aSl7nNQ6QTZJoNhjl7flbEUNG_lpcMf2pTT7hscXVL1LtHnSkE_iHm7TFJ3gzap8bZqg_n2_UoyEJG26KjPUcu9OaOzquF9KD7Mgs2fvs6obNqlHzpg/s1600/siskorcit.png
Secara matematis fungsi intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y)
 Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y) r(x,y)  yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan), matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) = 0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y) = 0.8,
benda logam dari stainlessteel mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.


Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih).
Ciri spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat ditampilkan pixel tersebut,
1.  CITRA BINER
Setiap titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media penyimpanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9IvB7YGgfFyoWnsb_chHUkMlVyYf_7dtjUc4yaDPkA1PiNa1p7BSxY973ElHnftAwPBgWMrTebwwHWMVntK_u7coJnxZ3_kWz4cMMHKqKkn0tM5rI-ysNTtPcAtH7Lo8KljER3Ud4cO4/s1600/1.png
Citra Biner









•     Pada Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak ada cahaya (=0) maka warna hitam
•    Pada Model Citra TINTA / CAT, JIKA  ada cat (=1) maka warna hitam, sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih

2.  CITRA SKALA KEABUAN
•   Citra skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih (maksimal)
•     Jumlah maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•    Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media penyimpanan   (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
•   (24 ) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min) sampai 255 (max)
Contoh Citra Skala Keabuan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi3HMkZD1ZUwc5mPQJVyfpYqw_IjW9Rp4Aat837XKxmRYWpMWzwr4D7OTSQlbVq2dZIuAGuBVoa-gju6y6HBSRsgAkuA_our_LNiUjWDk7Tuxn9svNlVOVbzb2CIFNGWVNnXhMufWWDOQ/s1600/2.png
                                       __________________________              
                16 8  4  2  1  0

             Citra Skala keabuan










3.    CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•     Citra RGB (Red Green Blue)
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•     Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit)
      Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
      Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih sampai warna maksimal biru
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiqW2itkOYedJyF3g9fKUF35f34Q_ZuENsjjhw0I9q6VpQwj1mAOEBxpP1ZN6u1-Y8MGz9zADijrN_28bm7Y5nQe1UVxO3ccW_N0g-MluC2_KddQiXdgTY2Ir17EGn3c6CUrb2x5TNJ2E/s1600/3.png
True Color

Misal :
•   Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya = 255 255 0
•   Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai RGB-nya = 150 0 150






• Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyMzNcbosv3AZ32WT0f8K1bL_CCniFYDvdZBySIkLFphB1dlMPp8h3wWTB0n07MpJiI9gu3AHyyl-TQuU-XaPX-sZs-9jt4OnN9H3jrzM8CSiQvfYLNcc51gdxhxUGE_c9z30HCdV-jpY/s1600/4.png
True Color
•     Citra cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
•     Citra cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow

4.         CITRA WARNA BERINDEKS
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•    Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcusr2CV5TZrWEVKgO5q3jCsONXxgG-Upx8JaMy43Bx5oJc-p_1taXYor0Sb3uq1AD3EetxLNSI5SledDldQ10fyvB9lEjTsQ4oko8Q_BZT_0dqwX895b4hweveGKxllIFlIgoIAKn0Eg/s1600/6.png
Palet Warna









•    Setting warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color, true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
•      Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan sebagainya.
•      Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua.
•      Misalkan ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran file bmp tersebut adalah : 
H + data citra = H + 10000 Byte
•   Suatu citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori 
= 200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
= 20000 byte 
= 19,5 KB
Kecerahan (brightness)
Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.
 Kontras (contrast)
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
 Kontur (contour)
Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.
 Warna (color)
Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).
Bentuk (shape)
Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
 Tekstur (texture)
Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.Sistem Koordinat Citra
Sebuah citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi. Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011). Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem koordinat tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzrj9GCBfLfRoHbO0BrdJf9oc3aSl7nNQ6QTZJoNhjl7flbEUNG_lpcMf2pTT7hscXVL1LtHnSkE_iHm7TFJ3gzap8bZqg_n2_UoyEJG26KjPUcu9OaOzquF9KD7Mgs2fvs6obNqlHzpg/s1600/siskorcit.png
Secara matematis fungsi intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y)
 Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y) r(x,y)  yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan), matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) = 0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y) = 0.8,
benda logam dari stainlessteel mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.


Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih).
Ciri spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat ditampilkan pixel tersebut,
1.  CITRA BINER
Setiap titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media penyimpanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9IvB7YGgfFyoWnsb_chHUkMlVyYf_7dtjUc4yaDPkA1PiNa1p7BSxY973ElHnftAwPBgWMrTebwwHWMVntK_u7coJnxZ3_kWz4cMMHKqKkn0tM5rI-ysNTtPcAtH7Lo8KljER3Ud4cO4/s1600/1.png
Citra Biner









•     Pada Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak ada cahaya (=0) maka warna hitam
•    Pada Model Citra TINTA / CAT, JIKA  ada cat (=1) maka warna hitam, sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih

2.  CITRA SKALA KEABUAN
•   Citra skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih (maksimal)
•     Jumlah maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•    Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media penyimpanan   (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
•   (24 ) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min) sampai 255 (max)
Contoh Citra Skala Keabuan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi3HMkZD1ZUwc5mPQJVyfpYqw_IjW9Rp4Aat837XKxmRYWpMWzwr4D7OTSQlbVq2dZIuAGuBVoa-gju6y6HBSRsgAkuA_our_LNiUjWDk7Tuxn9svNlVOVbzb2CIFNGWVNnXhMufWWDOQ/s1600/2.png
                                       __________________________              
                16 8  4  2  1  0

             Citra Skala keabuan










3.    CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•     Citra RGB (Red Green Blue)
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•     Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit)
      Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
      Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih sampai warna maksimal biru
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiqW2itkOYedJyF3g9fKUF35f34Q_ZuENsjjhw0I9q6VpQwj1mAOEBxpP1ZN6u1-Y8MGz9zADijrN_28bm7Y5nQe1UVxO3ccW_N0g-MluC2_KddQiXdgTY2Ir17EGn3c6CUrb2x5TNJ2E/s1600/3.png
True Color

Misal :
•   Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya = 255 255 0
•   Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai RGB-nya = 150 0 150






• Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyMzNcbosv3AZ32WT0f8K1bL_CCniFYDvdZBySIkLFphB1dlMPp8h3wWTB0n07MpJiI9gu3AHyyl-TQuU-XaPX-sZs-9jt4OnN9H3jrzM8CSiQvfYLNcc51gdxhxUGE_c9z30HCdV-jpY/s1600/4.png
True Color
•     Citra cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
•     Citra cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow

4.         CITRA WARNA BERINDEKS
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•    Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcusr2CV5TZrWEVKgO5q3jCsONXxgG-Upx8JaMy43Bx5oJc-p_1taXYor0Sb3uq1AD3EetxLNSI5SledDldQ10fyvB9lEjTsQ4oko8Q_BZT_0dqwX895b4hweveGKxllIFlIgoIAKn0Eg/s1600/6.png
Palet Warna









•    Setting warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color, true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
•      Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan sebagainya.
•      Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua.
•      Misalkan ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran file bmp tersebut adalah : 
H + data citra = H + 10000 Byte
•   Suatu citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori 
= 200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
= 20000 byte 
= 19,5 KB
Kecerahan (brightness)
Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.
 Kontras (contrast)
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
 Kontur (contour)
Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.
 Warna (color)
Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).
Bentuk (shape)
Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
 Tekstur (texture)
Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.Sistem Koordinat Citra
Sebuah citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi. Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011). Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem koordinat tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzrj9GCBfLfRoHbO0BrdJf9oc3aSl7nNQ6QTZJoNhjl7flbEUNG_lpcMf2pTT7hscXVL1LtHnSkE_iHm7TFJ3gzap8bZqg_n2_UoyEJG26KjPUcu9OaOzquF9KD7Mgs2fvs6obNqlHzpg/s1600/siskorcit.png
Secara matematis fungsi intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y)
 Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y) r(x,y)  yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan), matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) = 0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y) = 0.8,
benda logam dari stainlessteel mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.


Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih).
Ciri spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat ditampilkan pixel tersebut,
1.  CITRA BINER
Setiap titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media penyimpanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9IvB7YGgfFyoWnsb_chHUkMlVyYf_7dtjUc4yaDPkA1PiNa1p7BSxY973ElHnftAwPBgWMrTebwwHWMVntK_u7coJnxZ3_kWz4cMMHKqKkn0tM5rI-ysNTtPcAtH7Lo8KljER3Ud4cO4/s1600/1.png
Citra Biner









•     Pada Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak ada cahaya (=0) maka warna hitam
•    Pada Model Citra TINTA / CAT, JIKA  ada cat (=1) maka warna hitam, sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih

2.  CITRA SKALA KEABUAN
•   Citra skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih (maksimal)
•     Jumlah maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•    Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media penyimpanan   (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
•   (24 ) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min) sampai 255 (max)
Contoh Citra Skala Keabuan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi3HMkZD1ZUwc5mPQJVyfpYqw_IjW9Rp4Aat837XKxmRYWpMWzwr4D7OTSQlbVq2dZIuAGuBVoa-gju6y6HBSRsgAkuA_our_LNiUjWDk7Tuxn9svNlVOVbzb2CIFNGWVNnXhMufWWDOQ/s1600/2.png
                                       __________________________              
                16 8  4  2  1  0

             Citra Skala keabuan










3.    CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•     Citra RGB (Red Green Blue)
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•     Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit)
      Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
      Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih sampai warna maksimal biru
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiqW2itkOYedJyF3g9fKUF35f34Q_ZuENsjjhw0I9q6VpQwj1mAOEBxpP1ZN6u1-Y8MGz9zADijrN_28bm7Y5nQe1UVxO3ccW_N0g-MluC2_KddQiXdgTY2Ir17EGn3c6CUrb2x5TNJ2E/s1600/3.png
True Color

Misal :
•   Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya = 255 255 0
•   Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai RGB-nya = 150 0 150






• Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyMzNcbosv3AZ32WT0f8K1bL_CCniFYDvdZBySIkLFphB1dlMPp8h3wWTB0n07MpJiI9gu3AHyyl-TQuU-XaPX-sZs-9jt4OnN9H3jrzM8CSiQvfYLNcc51gdxhxUGE_c9z30HCdV-jpY/s1600/4.png
True Color
•     Citra cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
•     Citra cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow

4.         CITRA WARNA BERINDEKS
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•    Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcusr2CV5TZrWEVKgO5q3jCsONXxgG-Upx8JaMy43Bx5oJc-p_1taXYor0Sb3uq1AD3EetxLNSI5SledDldQ10fyvB9lEjTsQ4oko8Q_BZT_0dqwX895b4hweveGKxllIFlIgoIAKn0Eg/s1600/6.png
Palet Warna









•    Setting warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color, true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
•      Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan sebagainya.
•      Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua.
•      Misalkan ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran file bmp tersebut adalah : 
H + data citra = H + 10000 Byte
•   Suatu citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori 
= 200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
= 20000 byte 
= 19,5 KB
Kecerahan (brightness)
Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.
 Kontras (contrast)
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
 Kontur (contour)
Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.
 Warna (color)
Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).
Bentuk (shape)
Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
 Tekstur (texture)
Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.Sistem Koordinat Citra
Sebuah citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi. Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011). Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem koordinat tersebut.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzrj9GCBfLfRoHbO0BrdJf9oc3aSl7nNQ6QTZJoNhjl7flbEUNG_lpcMf2pTT7hscXVL1LtHnSkE_iHm7TFJ3gzap8bZqg_n2_UoyEJG26KjPUcu9OaOzquF9KD7Mgs2fvs6obNqlHzpg/s1600/siskorcit.png
Secara matematis fungsi intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y)
 Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y) r(x,y)  yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan), matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) = 0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y) = 0.8,
benda logam dari stainlessteel mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.


Citra grayscale adalah citra yang nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0 (hitam) dan 1 (putih).
Ciri spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat ditampilkan pixel tersebut,
1.  CITRA BINER
Setiap titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media penyimpanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9IvB7YGgfFyoWnsb_chHUkMlVyYf_7dtjUc4yaDPkA1PiNa1p7BSxY973ElHnftAwPBgWMrTebwwHWMVntK_u7coJnxZ3_kWz4cMMHKqKkn0tM5rI-ysNTtPcAtH7Lo8KljER3Ud4cO4/s1600/1.png
Citra Biner









•     Pada Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak ada cahaya (=0) maka warna hitam
•    Pada Model Citra TINTA / CAT, JIKA  ada cat (=1) maka warna hitam, sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih

2.  CITRA SKALA KEABUAN
•   Citra skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih (maksimal)
•     Jumlah maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•    Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media penyimpanan   (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
•   (24 ) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min) sampai 255 (max)
Contoh Citra Skala Keabuan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhi3HMkZD1ZUwc5mPQJVyfpYqw_IjW9Rp4Aat837XKxmRYWpMWzwr4D7OTSQlbVq2dZIuAGuBVoa-gju6y6HBSRsgAkuA_our_LNiUjWDk7Tuxn9svNlVOVbzb2CIFNGWVNnXhMufWWDOQ/s1600/2.png
                                       __________________________              
                16 8  4  2  1  0

             Citra Skala keabuan










3.    CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•     Citra RGB (Red Green Blue)
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•     Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai maksimum 255 (8 bit)
      Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
      Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih sampai warna maksimal biru
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiqW2itkOYedJyF3g9fKUF35f34Q_ZuENsjjhw0I9q6VpQwj1mAOEBxpP1ZN6u1-Y8MGz9zADijrN_28bm7Y5nQe1UVxO3ccW_N0g-MluC2_KddQiXdgTY2Ir17EGn3c6CUrb2x5TNJ2E/s1600/3.png
True Color

Misal :
•   Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya = 255 255 0
•   Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai RGB-nya = 150 0 150






• Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh True Color
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyMzNcbosv3AZ32WT0f8K1bL_CCniFYDvdZBySIkLFphB1dlMPp8h3wWTB0n07MpJiI9gu3AHyyl-TQuU-XaPX-sZs-9jt4OnN9H3jrzM8CSiQvfYLNcc51gdxhxUGE_c9z30HCdV-jpY/s1600/4.png
True Color
•     Citra cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
•     Citra cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow

4.         CITRA WARNA BERINDEKS
•    Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•    Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcusr2CV5TZrWEVKgO5q3jCsONXxgG-Upx8JaMy43Bx5oJc-p_1taXYor0Sb3uq1AD3EetxLNSI5SledDldQ10fyvB9lEjTsQ4oko8Q_BZT_0dqwX895b4hweveGKxllIFlIgoIAKn0Eg/s1600/6.png
Palet Warna









•    Setting warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color, true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
•      Ada bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan sebagainya.
•      Format BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi angka dalam baris disimpan semua.
•      Misalkan ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran file bmp tersebut adalah : 
H + data citra = H + 10000 Byte
•   Suatu citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori 
= 200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
= 20000 byte 
= 19,5 KB
Kecerahan (brightness)
Kecerahan disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.
 Kontras (contrast)
Kontras menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
 Kontur (contour)
Kontur adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge) objek pada citra dapat dideteksi.
 Warna (color)
Warna adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia (mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar adalah red (R)green(G), dan blue(B).
Bentuk (shape)
Bentuk adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
 Tekstur (texture)
Tekstur dicirikan sebagai distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel. Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis citra objek.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN ANTARA GRAFIK KOMPUTER PENGOLAHAN CITRA DIGITAL & PENGENALAN POLA