PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

Sebelum masuk ke pengertian pengolahan citra digital, ada baik nya kita tahu perbedaan dari
  1. Grafik Komputer
  2. Pengolahan Citra Digital, dan
  3. Pengenalan Pola
kenapa harus ke-3 hal diatas ?
karena ke-3 hal tersebut saling berkaitan satu sama lain, maka dari itu kita harus tahu masing - masing pengertian dan juga perbedaan setiap hal nya.

1. GRAFIK KOMPUTER 

Grafik Komputer adalah bidang studi yang mempelajari cara pembuatan dan memanipulasi gambar dengan menggunakan objek-objek primitif, seperti titik, garis, kotak dsb. objek-objek primitif tersebut memerlukan data deskriptif untuk melukis elemen-elemen gambar. Contoh data deskriptif adalah koordinat titik, panjang garis, jari-jari lingkaran, warna dsb. 


Contoh Penerapan nya 
terdapat 3 hal yang berkaitan dengan grafik komputer :
  • Grafik Presentasi
Bidang lain yang berhubungan dengan grafika komputer adalah grafik presentasi yang dapat berupa cetakan, slide, dan transparansi. Grafik presentasi biasanya digunakan untuk melengkapi laporan keuangan, sains, data ekonomi, dan lain-lain. Bentuk grafik presentasi tersebut adalah chart, bar chart, pie chart, dan lain-lain. 
  • Computer Art

Metode grafika komputer digunakan dalam aplikasi commercial art dan fine art. Seniman menggunakan bermacam-macam perangkat lunak grafik, dan kadang dilengkapi dengan perangkat keras khusus.

  • Film

Pada pembuatan film layar lebar, komputer banyak digunakan untuk menunjang proses pemodelan, visualisasi, dan editing. Misalnya dalam proses special effect, film animasi.

contoh aplikasi nya : Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Macromedia, dan sebagainya.

2. PENGOLAHAN CITRA DIGITAL


Pengolahan citra adalah pemrosesan citra, khususnya dengan menggunakan komputer, menjadi citra yang kualitasnya lebih baik. Dalam pengertian yg lain citra digital adalan proses gambar yang di input ke dalam proses pengolah citra / gambar yang sudah tersedia sehingga mudah diinterpretasi oleh manusia atau komputer dengan melakukan transformasi suatu citra menjadi citra baru yang lain. Umumnya, operasi-operasi pada pengolahan citra diterapkan pada citra bila :
  • Elemen di dalam citra perlu dikelompokkan, dicocokkan, atau diukur,
  • Sebagian citra perlu digabung dengan bagian citra yang lain.
  • Perbaikan citra perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas penampakan di dalam citra,

Aplikasi Pengolahan Citra 
Pengolahan citra mempunyai aplikasi yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan. Di bawah ini disebutkan beberapa aplikasi dalam beberapa bidang :
  1. Bidang perdagangan yaitu pembacaan kode batang (bar code) yang tertera pada barang (umum digunakan di pasar swalayan/supermarket) dan mengenali huruf/angka pada suatu formulir secara otomatis.
  2.  Bidang militer yaitu mengenali sasaran peluru kendali mela lui sensor visual dan mengidentifikasi jenis pesawat musuh. 
  3. Bidang kedokteran yaitu pengolahan citra sinar X untuk mammografi (deteksi kanker payudara), NMR (Nuclear Magnetic Resonance), dan mendeteksi kelainan tubuh dari foto sinar X, serta rekonstruksi foto janin hasil USG. 
3. PENGENALAN POLA
Pengenalan pola (bahasa Inggris: pattern recognition) merupakan bidang dalam pembelajaran mesin dan dapat diartikan sebagai "tindakan mengambil data mentah dan bertindak berdasarkan klasifikasi data". Dengan demikian, ia merupakan himpunan kaidah bagi pembelajaran diselia (supervised learning).
Ada beberapa definisi lain tentang pengenalan pola, di antaranya:

  • Penentuan suatu objek fisik atau kejadian ke dalam salah satu atau beberapa kategori.
  • Ilmu pengetahuan yang menitikberatkan pada deskripsi dan klasifikasi (pengenalan) dari suatu pengukuran.
  • Suatu pengenalan secara otomatis suatu bentuk, sifat, keadaan, kondisi, susunan tanpa keikutsertaan manusia secara aktif dalam proses pemutusan.

Berdasar beberapa definisi di atas, pengenalan pola bisa didefinisikan sebagai cabang kecerdasan yang menitik-beratkan pada metode pengklasifikasian objek ke dalam klas - klas tertentu untuk menyelesaikan masalah tertentu.
Contoh aplikasi yang menerapkan pengenalan pola di antara nya :
  • Machine Vision
    Pengenalan pola menjadi dasar dari sistem mesin ini. Mesin ini menangkap sebuah atau sekelompok object dengan kamera dan selanjutnya dianalisa untuk di deskripsikan object atau benda tersebut
  • Character recognition (OCR)
    Salah satu area pengenalan pola yang secara umum menangani permasalahan otomatisasi dan informasi. Sistem OCR mempunyai front end device yang terdiri dari pembangkit cahaya, lensa scan, document transport dan sebuah detektor.
  • Face recognition
    Pengenalan wajah adalah sebuah system yang mengenali image wajah manusia yang digunakan dalam otomatisasi dan security sebuah industri.


Sudah tahu perbedaan ke-3 hal diatas, selanjutnya kita masuk lagi lebih dalam tentang pengolahan citra digital sesuai dengan judul nya.


Pengertian Citra
Citra adalah gambar dua dimensi yang dihasilkan dari gambar analog dua dimensi yang kontinu menjadi gambar diskrit melalui proses sampling. Gambar analog dibagi menjadi N baris dan M kolom sehingga menjadi gambar diskrit. Persilangan antara baris dan kolom tertentu disebut dengan piksel.

Proses Terbentuk nya citra
Sejumlah cahaya akan menerangi objek secara berulang dalam kurun waktu tertentu. Oleh objek, cahaya tersebut lalu dipantulkan kembali hingga ditangkap oleh alat-alat optik, contohnya: mata manusia, scanner, kamera dan sebagainya.
Nah, yang ditangkap oleh alat optik tersebut akan berupa bayangan dari objek yang direfleksikan pada bidang dua dimensi, bisa pada objek yang dilihat mata manusia, kertas maupun foto. Bayangan di bidang dua dimensi itulah yang kemudian kita sebut dengan citra.


Jadi Pengolahan Citra Digital adalah manipulasi dan interprestasi digital dari citra dengan bantuan komputer. 

Kenapa Citra perlu diolah ?
dibawah ini beberapa alasan nya


1. Perbaikan atau memodifikasi citra dilakukan untuk meningkatkan kualitas penampakan citra/menonjolkan beberapa aspek informasi yang terkandung dalam citra (imag enhancement). 
contoh : perbaikan kontras gelap/terang, perbaikan tepian objek, penajaman, pemberian warna semu, dll.

2. Adanya cacat pada citra sehingga perlu dihilangkan/diminimumkan (image restoration)
contoh : penghilangan kesamaran (debluring) Æ citra tampak kabur karena pengaturan fokus lensa tidak tepat / kamera goyang, penghilangan noise.

3. Elemen dalam citra perlu dikelompokkan, dicocokan atau diukur (image segmentation)
Operasi ini berkaitan erat dengan pengenalan pola.


Manfaat Pengolahan Citra Digital

Menunjang kebutuhan kehidupan seharisahari khususnya untuk : Memfasilitasi penyimpanan dan transmisi citra seperti menentukan metode penyimpanan citra yang efisien dalam suatu kamera digital sehingga mempercepat proses pengirim citra dari jarak jauh misalkan dari planet Mars ke Bumi. 
Menyiapkan untuk ditampilkan di monitor atau di cetak. Proses yang dilakukan adalah melakukan merubah ukuran citra yang harus disesuaikan dengan ukuran media tampilan serta proses halftoning untuk proses pencetakan. Meningkatkan dan memperbaiki citra dengan menghilangkan goresan-goresan pada ataupun meningkatkan visibilitas citraEkstrasi informasi citra misalkan character recognizing, pengukuran plusi air dari citra aerial.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERBEDAAN ANTARA GRAFIK KOMPUTER PENGOLAHAN CITRA DIGITAL & PENGENALAN POLA

Tugas 2 Pengolahaan Citra Digital