Tugas 2 Pengolahaan Citra Digital
Sistem
Koordinat Citra
Sebuah
citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi.
Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan
bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak
ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini
berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011).
Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem
koordinat tersebut.
Secara matematis fungsi
intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam
hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞

Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari
menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan),
matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar
bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) =
0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y)
= 0.8,
benda logam dari stainlessteel
mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.
Citra
grayscale adalah citra yang
nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner
adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0
(hitam) dan 1 (putih).
Ciri
spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga
elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar
digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil
menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang
menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke
dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan
alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan
aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel
adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh
monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam
layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel
depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili
tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat
ditampilkan pixel tersebut,
1. CITRA
BINER
Setiap
titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media
penyimpanan
|
Citra
Biner
|
• Pada
Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak
ada cahaya (=0) maka warna hitam
• Pada
Model Citra TINTA / CAT, JIKA ada cat (=1) maka warna hitam,
sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih
2. CITRA
SKALA KEABUAN
• Citra
skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih
(maksimal)
• Jumlah
maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•
Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media
penyimpanan (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
• (24
) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min)
sampai 255 (max)
Contoh
Citra Skala Keabuan
|
__________________________
16 8 4 2 1 0 Citra Skala keabuan |
3.
CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•
Citra RGB (Red Green Blue)
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang
merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•
Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai
maksimum 255 (8 bit)
Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih
sampai warna maksimal biru
Contoh
True Color
|
True
Color
|
Misal
:
•
Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya
= 255 255 0
•
Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai
RGB-nya = 150 0 150
•
Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah
kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh
True Color
• Citra
cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
• Citra
cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow
4. CITRA
WARNA BERINDEKS
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks
dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•
Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat
memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam
citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
• Setting
warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color,
true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet
masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
• Ada
bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan
sebagainya.
• Format
BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi
angka dalam baris disimpan semua.
• Misalkan
ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran
file bmp tersebut adalah :
H
+ data citra = H + 10000 Byte
• Suatu
citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk
menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori
=
200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
=
20000 byte
=
19,5 KB
Kecerahan
(brightness)
Kecerahan
disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di
dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang
melingkupinya.
Kontras
(contrast)
Kontras
menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam
suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar
komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan
kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
Kontur
(contour)
Kontur
adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang
bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge)
objek pada citra dapat dideteksi.
Warna
(color)
Warna
adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang
gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang
gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia
(mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang
berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar
adalah red (R), green(G), dan blue(B).
Bentuk
(shape)
Bentuk
adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti
intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering
menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
Tekstur
(texture)
Tekstur dicirikan sebagai
distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang
bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel.
Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis
citra objek.Sistem
Koordinat Citra
Sebuah
citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi.
Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan
bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak
ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini
berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011).
Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem
koordinat tersebut.
Secara matematis fungsi
intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam
hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞

Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari
menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan),
matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar
bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) =
0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y)
= 0.8,
benda logam dari stainlessteel
mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.
Citra
grayscale adalah citra yang
nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner
adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0
(hitam) dan 1 (putih).
Ciri
spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga
elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar
digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil
menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang
menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke
dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan
alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan
aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel
adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh
monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam
layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel
depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili
tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat
ditampilkan pixel tersebut,
1. CITRA
BINER
Setiap
titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media
penyimpanan
|
Citra
Biner
|
• Pada
Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak
ada cahaya (=0) maka warna hitam
• Pada
Model Citra TINTA / CAT, JIKA ada cat (=1) maka warna hitam,
sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih
2. CITRA
SKALA KEABUAN
• Citra
skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih
(maksimal)
• Jumlah
maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•
Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media
penyimpanan (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
• (24
) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min)
sampai 255 (max)
Contoh
Citra Skala Keabuan
|
__________________________
16 8 4 2 1 0 Citra Skala keabuan |
3.
CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•
Citra RGB (Red Green Blue)
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang
merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•
Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai
maksimum 255 (8 bit)
Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih
sampai warna maksimal biru
Contoh
True Color
|
True
Color
|
Misal
:
•
Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya
= 255 255 0
•
Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai
RGB-nya = 150 0 150
•
Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah
kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh
True Color
• Citra
cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
• Citra
cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow
4. CITRA
WARNA BERINDEKS
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks
dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•
Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat
memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam
citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
• Setting
warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color,
true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet
masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
• Ada
bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan
sebagainya.
• Format
BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi
angka dalam baris disimpan semua.
• Misalkan
ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran
file bmp tersebut adalah :
H
+ data citra = H + 10000 Byte
• Suatu
citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk
menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori
=
200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
=
20000 byte
=
19,5 KB
Kecerahan
(brightness)
Kecerahan
disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di
dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang
melingkupinya.
Kontras
(contrast)
Kontras
menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam
suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar
komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan
kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
Kontur
(contour)
Kontur
adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang
bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge)
objek pada citra dapat dideteksi.
Warna
(color)
Warna
adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang
gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang
gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia
(mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang
berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar
adalah red (R), green(G), dan blue(B).
Bentuk
(shape)
Bentuk
adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti
intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering
menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
Tekstur
(texture)
Tekstur dicirikan sebagai
distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang
bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel.
Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis
citra objek.Sistem
Koordinat Citra
Sebuah
citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi.
Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan
bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak
ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini
berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011).
Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem
koordinat tersebut.
Secara matematis fungsi
intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam
hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞

Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari
menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan),
matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar
bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) =
0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y)
= 0.8,
benda logam dari stainlessteel
mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.
Citra
grayscale adalah citra yang
nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner
adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0
(hitam) dan 1 (putih).
Ciri
spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga
elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar
digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil
menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang
menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke
dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan
alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan
aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel
adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh
monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam
layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel
depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili
tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat
ditampilkan pixel tersebut,
1. CITRA
BINER
Setiap
titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media
penyimpanan
|
Citra
Biner
|
• Pada
Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak
ada cahaya (=0) maka warna hitam
• Pada
Model Citra TINTA / CAT, JIKA ada cat (=1) maka warna hitam,
sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih
2. CITRA
SKALA KEABUAN
• Citra
skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih
(maksimal)
• Jumlah
maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•
Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media
penyimpanan (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
• (24
) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min)
sampai 255 (max)
Contoh
Citra Skala Keabuan
|
__________________________
16 8 4 2 1 0 Citra Skala keabuan |
3.
CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•
Citra RGB (Red Green Blue)
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang
merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•
Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai
maksimum 255 (8 bit)
Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih
sampai warna maksimal biru
Contoh
True Color
|
True
Color
|
Misal
:
•
Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya
= 255 255 0
•
Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai
RGB-nya = 150 0 150
•
Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah
kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh
True Color
• Citra
cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
• Citra
cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow
4. CITRA
WARNA BERINDEKS
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks
dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•
Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat
memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam
citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
• Setting
warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color,
true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet
masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
• Ada
bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan
sebagainya.
• Format
BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi
angka dalam baris disimpan semua.
• Misalkan
ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran
file bmp tersebut adalah :
H
+ data citra = H + 10000 Byte
• Suatu
citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk
menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori
=
200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
=
20000 byte
=
19,5 KB
Kecerahan
(brightness)
Kecerahan
disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di
dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang
melingkupinya.
Kontras
(contrast)
Kontras
menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam
suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar
komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan
kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
Kontur
(contour)
Kontur
adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang
bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge)
objek pada citra dapat dideteksi.
Warna
(color)
Warna
adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang
gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang
gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia
(mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang
berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar
adalah red (R), green(G), dan blue(B).
Bentuk
(shape)
Bentuk
adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti
intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering
menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
Tekstur
(texture)
Tekstur dicirikan sebagai
distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang
bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel.
Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis
citra objek.Sistem
Koordinat Citra
Sebuah
citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi.
Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan
bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak
ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini
berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011).
Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem
koordinat tersebut.
Secara matematis fungsi
intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam
hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞

Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari
menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan),
matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar
bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) =
0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y)
= 0.8,
benda logam dari stainlessteel
mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.
Citra
grayscale adalah citra yang
nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner
adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0
(hitam) dan 1 (putih).
Ciri
spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga
elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar
digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil
menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang
menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke
dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan
alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan
aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel
adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh
monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam
layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel
depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili
tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat
ditampilkan pixel tersebut,
1. CITRA
BINER
Setiap
titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media
penyimpanan
|
Citra
Biner
|
• Pada
Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak
ada cahaya (=0) maka warna hitam
• Pada
Model Citra TINTA / CAT, JIKA ada cat (=1) maka warna hitam,
sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih
2. CITRA
SKALA KEABUAN
• Citra
skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih
(maksimal)
• Jumlah
maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•
Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media
penyimpanan (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
• (24
) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min)
sampai 255 (max)
Contoh
Citra Skala Keabuan
|
__________________________
16 8 4 2 1 0 Citra Skala keabuan |
3.
CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•
Citra RGB (Red Green Blue)
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang
merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•
Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai
maksimum 255 (8 bit)
Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih
sampai warna maksimal biru
Contoh
True Color
|
True
Color
|
Misal
:
•
Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya
= 255 255 0
•
Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai
RGB-nya = 150 0 150
•
Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah
kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh
True Color
• Citra
cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
• Citra
cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow
4. CITRA
WARNA BERINDEKS
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks
dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•
Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat
memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam
citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
• Setting
warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color,
true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet
masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
• Ada
bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan
sebagainya.
• Format
BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi
angka dalam baris disimpan semua.
• Misalkan
ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran
file bmp tersebut adalah :
H
+ data citra = H + 10000 Byte
• Suatu
citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk
menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori
=
200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
=
20000 byte
=
19,5 KB
Kecerahan
(brightness)
Kecerahan
disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di
dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang
melingkupinya.
Kontras
(contrast)
Kontras
menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam
suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar
komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan
kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
Kontur
(contour)
Kontur
adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang
bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge)
objek pada citra dapat dideteksi.
Warna
(color)
Warna
adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang
gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang
gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia
(mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang
berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar
adalah red (R), green(G), dan blue(B).
Bentuk
(shape)
Bentuk
adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti
intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering
menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
Tekstur
(texture)
Tekstur dicirikan sebagai
distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang
bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel.
Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis
citra objek.Sistem
Koordinat Citra
Sebuah
citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi.
Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan
bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak
ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini
berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011).
Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem
koordinat tersebut.
Secara matematis fungsi
intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam
hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞

Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari
menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan),
matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar
bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) =
0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y)
= 0.8,
benda logam dari stainlessteel
mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.
Citra
grayscale adalah citra yang
nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner
adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0
(hitam) dan 1 (putih).
Ciri
spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga
elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar
digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil
menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang
menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke
dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan
alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan
aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel
adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh
monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam
layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel
depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili
tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat
ditampilkan pixel tersebut,
1. CITRA
BINER
Setiap
titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media
penyimpanan
|
Citra
Biner
|
• Pada
Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak
ada cahaya (=0) maka warna hitam
• Pada
Model Citra TINTA / CAT, JIKA ada cat (=1) maka warna hitam,
sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih
2. CITRA
SKALA KEABUAN
• Citra
skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih
(maksimal)
• Jumlah
maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•
Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media
penyimpanan (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
• (24
) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min)
sampai 255 (max)
Contoh
Citra Skala Keabuan
|
__________________________
16 8 4 2 1 0 Citra Skala keabuan |
3.
CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•
Citra RGB (Red Green Blue)
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang
merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•
Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai
maksimum 255 (8 bit)
Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih
sampai warna maksimal biru
Contoh
True Color
|
True
Color
|
Misal
:
•
Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya
= 255 255 0
•
Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai
RGB-nya = 150 0 150
•
Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah
kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh
True Color
• Citra
cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
• Citra
cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow
4. CITRA
WARNA BERINDEKS
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks
dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•
Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat
memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam
citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
• Setting
warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color,
true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet
masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
• Ada
bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan
sebagainya.
• Format
BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi
angka dalam baris disimpan semua.
• Misalkan
ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran
file bmp tersebut adalah :
H
+ data citra = H + 10000 Byte
• Suatu
citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk
menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori
=
200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
=
20000 byte
=
19,5 KB
Kecerahan
(brightness)
Kecerahan
disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di
dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang
melingkupinya.
Kontras
(contrast)
Kontras
menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam
suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar
komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan
kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
Kontur
(contour)
Kontur
adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang
bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge)
objek pada citra dapat dideteksi.
Warna
(color)
Warna
adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang
gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang
gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia
(mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang
berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar
adalah red (R), green(G), dan blue(B).
Bentuk
(shape)
Bentuk
adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti
intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering
menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
Tekstur
(texture)
Tekstur dicirikan sebagai
distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang
bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel.
Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis
citra objek.Sistem
Koordinat Citra
Sebuah
citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi.
Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan
bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak
ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini
berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011).
Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem
koordinat tersebut.
Secara matematis fungsi
intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam
hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞

Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari
menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan),
matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar
bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) =
0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y)
= 0.8,
benda logam dari stainlessteel
mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.
Citra
grayscale adalah citra yang
nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner
adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0
(hitam) dan 1 (putih).
Ciri
spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga
elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar
digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil
menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang
menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke
dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan
alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan
aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel
adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh
monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam
layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel
depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili
tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat
ditampilkan pixel tersebut,
1. CITRA
BINER
Setiap
titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media
penyimpanan
|
Citra
Biner
|
• Pada
Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak
ada cahaya (=0) maka warna hitam
• Pada
Model Citra TINTA / CAT, JIKA ada cat (=1) maka warna hitam,
sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih
2. CITRA
SKALA KEABUAN
• Citra
skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih
(maksimal)
• Jumlah
maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•
Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media
penyimpanan (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
• (24
) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min)
sampai 255 (max)
Contoh
Citra Skala Keabuan
|
__________________________
16 8 4 2 1 0 Citra Skala keabuan |
3.
CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•
Citra RGB (Red Green Blue)
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang
merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•
Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai
maksimum 255 (8 bit)
Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih
sampai warna maksimal biru
Contoh
True Color
|
True
Color
|
Misal
:
•
Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya
= 255 255 0
•
Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai
RGB-nya = 150 0 150
•
Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah
kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh
True Color
• Citra
cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
• Citra
cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow
4. CITRA
WARNA BERINDEKS
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks
dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•
Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat
memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam
citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
• Setting
warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color,
true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet
masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
• Ada
bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan
sebagainya.
• Format
BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi
angka dalam baris disimpan semua.
• Misalkan
ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran
file bmp tersebut adalah :
H
+ data citra = H + 10000 Byte
• Suatu
citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk
menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori
=
200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
=
20000 byte
=
19,5 KB
Kecerahan
(brightness)
Kecerahan
disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di
dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang
melingkupinya.
Kontras
(contrast)
Kontras
menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam
suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar
komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan
kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
Kontur
(contour)
Kontur
adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang
bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge)
objek pada citra dapat dideteksi.
Warna
(color)
Warna
adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang
gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang
gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia
(mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang
berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar
adalah red (R), green(G), dan blue(B).
Bentuk
(shape)
Bentuk
adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti
intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering
menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
Tekstur
(texture)
Tekstur dicirikan sebagai
distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang
bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel.
Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis
citra objek.Sistem
Koordinat Citra
Sebuah
citra adalah kumpulan piksel-piksel yang disusun dalam bidang dua dimensi.
Indeks baris dan kolom (x,y) dalam sebuah piksel dinyatakan dengan bilangan
bulat. Piksel (0,0) terletak pada sudut kiri atas pada citra, indeks x bergerak
ke kanan dan indeks y bergerak ke bawah. Sistem koordinat pada citra ini
berkebalikan dengan sistem koordinat grafik matematika/kartesian (Putra, 2011).
Gambar di bawah ini menujukkan perbedaan titik origin antara dua jenis sistem
koordinat tersebut.
Secara matematis fungsi
intensitas cahaya pada bidang dwimatra disimbolkan dengan f(x, y), yang dalam
hal ini: (x, y) : koordinat pada bidang dwimatra
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞
f(x, y) : intensitas cahaya (brightness) pada titik (x, y) Sistem koordinat mengacu pada sistem koordinat kartesian, yang dalam hal ini sumbu mendatar menyatakan sumbu-X, dan sumbu tegak menyatakan sumbu-Y. Karena cahaya merupakan bentuk energi, maka intensitas cahaya bernilai antara 0 sampai tidak berhingga, 0 ≤ f(x, y) < ∞ Nilai f(x, y) adalah hasil kali dari :i(x, y) = jumlah cahaya yang berasal dari sumbernya (illumination), nilainya antara 0 sampai tidak berhingga, danr(x, y) = derajat kemampuan obyek memantulkan cahaya (reflection), nilainya antara 0 dan 1. Jadi, f(x,y) = i(x,y)⋅ r(x,y) yang dalam hal ini,0 ≤ i(x, y) < ∞ 0 ≤ r(x, y) ≤ 1 sehingga 0 ≤ f(x, y) < ∞

Contoh-contoh nilai i(x, y):
pada hari cerah, matahari
menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 9000 foot candles,
pada hari mendung (berawan),
matahari menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 1000 foot candles,
pada malam bulan purnama, sinar
bulan menghasilkan iluminasi i(x, y) sekitar 0.01 foot candle.
Contoh nilai r(x, y)
benda hitam mempunyai r(x, y) =
0.01,
dinding putih mempunyai r(x, y)
= 0.8,
benda logam dari stainlessteel
mempunyai r(x, y) = 0.65,
salju mempunyai r(x, y) = 0.93.
Citra
grayscale adalah citra yang
nilai intensitas pikselnya berdasarkan derajat keabuan. Sedangkancitra biner
adalah citra yang hanya memiliki dua nilai intensitas yaitu 0
(hitam) dan 1 (putih).
Ciri
spektral adalah ciri yang dihasilkan oleh interaksi antara tenaga
elektromagnetik dan objek. Ciri spektral dinyatakan dengan rona atau warna.
Gambar
digital adalah suatu gambar yang tercipta dikarenakan gambar tersebut diambil
menggunakan kamera digital seperti kamera DSLR, kamera pocket dan gadget yang
menggunakan kamera lainnya. Gambar digital bisa di simpan dan dipindahkan ke
dalam bentuk memery digital, baik dalam laptop maupun memory kamera digital dan
alat penyimpan data lainnya. Gambar digtal juga bisa di edit atau diubah menggunakan
aplikasi - aplikasi yang sekarang telah banyak macamnya
Piksel
adalah unsur gambar atau representasi sebuah titik terkecil dalam sebuah gambar
grafis yang dihitung per inci. ... Resolusi maksimum yang disediakan oleh
monitor adalah 1024x768, maka jumlah pixel yang ada dalam
layar monitor tersebut adalah 786432 piksel.
Pixel
depth adalah Jumlah bit yang digunakan untuk mewakili
tiap pixel menentukan berapa banyak warna yang dapat
ditampilkan pixel tersebut,
1. CITRA
BINER
Setiap
titik (pixel) hanya bernilai 0 atau 1dan mempunyai satu bit sebagai media
penyimpanan
|
Citra
Biner
|
• Pada
Model Citra CAHAYA, JIKA ada cahaya (=1) maka warna putih sedangkan JIKA tidak
ada cahaya (=0) maka warna hitam
• Pada
Model Citra TINTA / CAT, JIKA ada cat (=1) maka warna hitam,
sedangkan JIKA tidak ada cat (=0) maka warna putih
2. CITRA
SKALA KEABUAN
• Citra
skala keabuan mempunyai kemungkinan warna ANTARA Hitam (minimal) dan Putih
(maksimal)
• Jumlah
maksimum warna sesuai dengan bit penyimpanan yang digunakan.
•
Setiap titik (pixel) mempunyai 4bit dan 8bit sebagai media
penyimpanan (24 ) = 16 Warna , (28 ) = 256 Warna.
• (24
) Kemungkinan warna 0 (min) sampai 15 (max), (28) kemungkinan warna 0 (min)
sampai 255 (max)
Contoh
Citra Skala Keabuan
|
__________________________
16 8 4 2 1 0 Citra Skala keabuan |
3.
CITRA WARNA (TRUE COLOR)
•
Citra RGB (Red Green Blue)
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna mewakili warna yang
merupakan kombinasi dari tiga warna dasar yaitu merah hijau biru
•
Setiap warna dasar mempunyai intensitas sendiri dengan nilai
maksimum 255 (8 bit)
Red : Dari Putih sampai warna maksimal merah
Green : Dari Putih sampai warna maksimal hijau Blue : Dari Putih
sampai warna maksimal biru
Contoh
True Color
|
True
Color
|
Misal
:
•
Warna kuning = kombinasi warna merah dan hijau , sehingga nilai RGB-nya
= 255 255 0
•
Warna ungu muda = kombinasi warna merah dan biru, sehingga nilai
RGB-nya = 150 0 150
•
Disebut True Color, karena dianggap mencakup semua warna yang ada, Jumlah
kemungkinan kombinasi warna 224 = lebih dari 16 juta warna à24 bit
Contoh
True Color
• Citra
cahaya menggunakan warna dasar RGB = Red Green Blue
• Citra
cat menggunakan warna dasar CMY = Cyan Magenta Yellow
4. CITRA
WARNA BERINDEKS
•
Setiap titik (pixel) pada citra warna berindeks mewakili indeks
dari suatu tabel warna yang tersedia (biasanya disebut palet warna)
•
Keuntungan pemakaian palet warna adalah kita dapat dengan cepat
memanipulasi warna tanpa harus mengubah informasi pada setiap titik dalam
citra. Keuntungan yang lain, penyimpanan lebih kecil.
• Setting
warna display pada MS Window biasanya format 16 colors, 256 colors, high color,
true color, yang merupakan citra warna berindeks dengan ukuran palet
masing-masing 4 bit, 8 bit, 16 bit dan 24 bit
• Ada
bermacam format representasi citra dalam file, seperti bmp, gif, tif, jpg, dan
sebagainya.
• Format
BMP merupakan format yang kurang efisien, karena semua
informasi
angka dalam baris disimpan semua.
• Misalkan
ukuran header adalah H byte, ukuran citra 100x100 byte monokrom, maka ukuran
file bmp tersebut adalah :
H
+ data citra = H + 10000 Byte
• Suatu
citra format BMP 8 bit berukuran 200 x 100 maka memori yang dibutuhkan untuk
menyimpan data citra tersebut (tanpa header) sebesar Memori
=
200 x 100 x 8 bit = 160000 bit
=
20000 byte
=
19,5 KB
Kecerahan
(brightness)
Kecerahan
disebut juga sebagai intensitas cahaya. Kecerahan pada suatu titik (piksel) di
dalam suatu citra sebenarnya adalah intensitas rata-rata dari suatu area yang
melingkupinya.
Kontras
(contrast)
Kontras
menyatakan sebaran terang (lightness) dan gelap (darkness) dalam
suatu citra. Citra dengan kontras rendah dicirikan oleh sebagian besar
komposisi citranya adalah terang atau sebagian besar gelap. Citra dengan
kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar secara merata.
Kontur
(contour)
Kontur
adalah keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan intensitas pada pixel-pixel yang
bertetangga. Karena adanya perubahan intensitas inilah, maka tepi-tepi (edge)
objek pada citra dapat dideteksi.
Warna
(color)
Warna
adalah persepsi yang dirasakan oleh sistem visual manusia terhadap panjang
gelombang cahaya yang dipantulkan oleh objek. Setiap warna mempunyai panjang
gelombang ( ) yang berbeda-beda. Warna yang diterima oleh sistem visual manusia
(mata) merupakan hasil kombinasi cahaya dengan panjang gelombang yang
berbeda-beda. Kombinasi warna yang memberikan rentang warna yang paling lebar
adalah red (R), green(G), dan blue(B).
Bentuk
(shape)
Bentuk
adalah properti intrinsik dari objek tiga dimensi. Bentuk merupakan properti
intrinsik utama untuk sistem visual manusia karena manusia lebih sering
menginterpretasikan suatu objek berdasarkan bentuknya daripada elemen lainnya.
Tekstur
(texture)
Tekstur dicirikan sebagai
distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixelyang
bertetangga. Sehingga, tekstur tidak dapat didefinisikan untuk sebuah pixel.
Tekstur merupakan karakteristik untuk menganalisa permukaan berbagai jenis
citra objek.






Komentar
Posting Komentar